-
Pembacaan Ikrar Alumni MTs. SA. Manbaul Quran
Ikrar alumni merupakan sumpah setia yang dibacakan oleh siswa sebagai tanda bahwa siswa benar benar akan mengmalkan ilmu serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan almamater. -
Perlombaan Antar Kelas
Setiap selesai agenda penilaian akhir semester, siswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan bakat serta menyegarkan pikiran guna menyambut tahun pembelajaran baru di semester berikutnya.
-
Perayaan Hari Santri Nasional
Sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah yang telah mengesahkan Hari Santri Nasional, MTs. SA. Manbaul Quran aktif mengikuti perayaan tersebut yang diadakan di Kecamatan Pringapus.
-
Pembangunan Gedung Kelas Baru
MTs. SA. Manbaul Quran selalu berbenah diri dengan melaksakan pembangunan fisik gedung sekolah guna mempersiapkan ruang kelas tambahan untuk menyikapi semakin tingginya minat belajar siswa.
-
Kegiatan Ngaji Kitab Adabul Alim Wal Mutaalim
Selain siswa yang harus belajar, maka tenaga pendidik juga dibekali ilmu-ilmu keagamaan melalui kegiatan mengaji bersama Ky. Ahmad Zainal Aisy, mempelajari Kitab Adabul Alim Wal Mutaalim dari Hadrotus Syaikh KH. Hasyim Asy'ari.
Peringatan Hari Santri Nasional
Innalillahi wainnailaihi rojiun
Keluarga Besar MA Manba’ul Qur’an Pringapus Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Ibunda Ibu Widati, S.Pd.
Pringapus, 12 Oktober 2026 — Keluarga besar MA Manba’ul Qur’an Pringapus menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Almarhumah Ibu Rochilah binti Sulaiman, ibunda dari Ibu Widati, S.Pd., salah satu guru MA Manba’ul Qur’an Pringapus, pada Ahad, 11 Oktober 2026.
Segenap keluarga besar MA Manba’ul Qur’an Pringapus turut berduka cita dan menyampaikan doa terbaik bagi almarhumah serta keluarga yang ditinggalkan. Semoga keluarga diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah, mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
Kepada Ibu Widati, S.Pd. beserta keluarga, semoga senantiasa diberikan keikhlasan dan keteguhan hati. Semoga Allah SWT mengganti kesedihan dengan kekuatan dan limpahan rahmat-Nya.
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn.
“Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali.”
Keluarga Besar MA Manba’ul Qur’an Pringapus menyampaikan turut berbelasungkawa. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Āmīn yā rabbal ‘ālamīn.
Qur’ani, Humanis & Nasionalis.
Ngaji Bersama dan Rapat Bulanan 10.10.2026
Ngaji Bersama dan Rapat Rutin Awal Bulan MTs SA Manba’ul Quran
Membangun Kebersamaan, Menguatkan Spiritual, dan Meningkatkan Mutu Pendidikan Madrasah
MTs SA Manba’ul Quran melaksanakan kegiatan ngaji bersama dan rapat rutin awal bulan sebagai bagian dari upaya membangun budaya madrasah yang religius, harmonis, disiplin, dan profesional. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kepala madrasah, dewan guru, dan tenaga kependidikan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pendidikan.
Kegiatan diawali dengan ngaji bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, kelancaran, dan kemudahan dalam menjalankan amanah di dunia pendidikan. Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt. serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan dalam bersikap, bertutur kata, dan bekerja.
Setelah kegiatan mengaji, acara dilanjutkan dengan rapat rutin awal bulan. Rapat ini menjadi forum koordinasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan program madrasah, mulai dari kegiatan pembelajaran, kedisiplinan guru dan murid, perkembangan program kurikulum, kegiatan kesiswaan, hingga berbagai agenda madrasah yang akan dilaksanakan pada bulan berjalan.
Dalam rapat tersebut, setiap bidang dapat menyampaikan laporan perkembangan program, kendala yang dihadapi, serta alternatif solusi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan. Koordinasi ini diharapkan mampu membangun kesamaan persepsi dan langkah dalam mewujudkan pelayanan pendidikan yang berkualitas.
Kegiatan ngaji bersama dan rapat rutin awal bulan juga menjadi wujud komitmen MTs SA Manba’ul Quran dalam mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan profesionalitas kerja. Guru tidak hanya memiliki tanggung jawab untuk mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun karakter, menanamkan akhlakul karimah, dan membimbing murid agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berilmu, mandiri, serta bertanggung jawab.
Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang penuh keberkahan, komunikasi yang semakin baik, serta kolaborasi yang kuat di antara seluruh warga madrasah.
Ngaji menguatkan hati, rapat menyatukan langkah, dan kebersamaan mengantarkan madrasah menuju kemajuan.
Semoga seluruh ikhtiar keluarga besar MTs SA Manba’ul Quran senantiasa mendapatkan rida Allah Swt. dan membawa manfaat bagi kemajuan pendidikan serta pembentukan generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah.
MTs SA Manba’ul Quran — Qur'ani, Humanis, dan Nasionalis.
Selamat
بارك الله فيك
Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada:
Muhammad Said Mubarok
Santri Ponpes Manba’ul Qur’an Kelas XI MA
atas prestasi meraih Juara 2 Tahfidz 10 Juz dalam MTQ Tingkat Kabupaten Semarang.
Semoga prestasi ini menjadi keberkahan, motivasi untuk terus istiqamah menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an, serta menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk mencintai, menghafal, memahami, dan mengamalkan Kalamullah.
مَا شَاءَ اللّٰهُ تَبَارَكَ اللّٰهُ
Teruslah berprestasi, rendah hati, dan istiqamah dalam menjaga hafalan.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, keberkahan, dan kesuksesan di masa yang akan datang. Aamiin. 🤲
Pondok Pesantren Manba’ul Qur’an
"Qur'ani, Humanis, dan Nasionalis"
Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis dan Jiwa dari Puskesmas Kec. Pringapus
Puskesmas Pringapus Berikan Edukasi Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis dan Jiwa di MTs SA Manbaul Quran
MTs SA Manbaul Quran – 2026
MTs SA Manbaul Quran menyelenggarakan kegiatan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis dan Jiwa bersama Puskesmas Pringapus pada tahun 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian madrasah terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis murid.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada murid mengenai pentingnya menjaga kesehatan jiwa, mengenali tanda-tanda gangguan psikologis, serta mengetahui langkah awal yang dapat dilakukan ketika diri sendiri maupun orang di sekitar mengalami tekanan emosional.
Dalam penyampaian materi, tim dari Puskesmas Pringapus memberikan edukasi mengenai berbagai kondisi yang dapat memengaruhi kesehatan psikologis, seperti stres, kecemasan, kesedihan berkepanjangan, tekanan pergaulan, konflik dengan teman, maupun berbagai persoalan yang dapat dialami oleh remaja.
Murid juga diberikan pemahaman bahwa luka psikologis tidak selalu terlihat secara fisik, sehingga diperlukan kepedulian dan kepekaan terhadap perubahan perilaku maupun kondisi emosional seseorang. Sikap mendengarkan, memberikan dukungan, tidak menghakimi, serta mengarahkan kepada orang dewasa atau tenaga profesional menjadi bagian penting dalam memberikan pertolongan awal.
Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif. Murid mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan memahami cara menghadapi masalah secara sehat. Mereka juga didorong untuk tidak memendam persoalan sendirian dan berani mencari bantuan ketika menghadapi masalah yang dirasakan berat.
Pihak madrasah menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan bersama Puskesmas Pringapus tersebut. Kesehatan fisik dan kesehatan jiwa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam mendukung proses pendidikan. Murid yang sehat secara fisik, mental, dan emosional diharapkan mampu mengikuti pembelajaran dengan lebih optimal serta membangun hubungan sosial yang positif.
Melalui kegiatan ini, MTs SA Manbaul Quran berharap tumbuh kesadaran bersama di lingkungan madrasah untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman, peduli, humanis, dan bebas dari perundungan.
Kerja sama antara madrasah dan Puskesmas Pringapus diharapkan dapat terus dikembangkan dalam berbagai program kesehatan bagi murid, sehingga madrasah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi lingkungan yang mendukung tumbuh kembang murid secara utuh, baik dari aspek akademik, sosial, emosional, maupun karakter.
Sehat jiwa, sehat raga, kuat karakter, dan siap meraih masa depan.
Video pembelajaran Pendidikan Pancasila
Pembelajaran Pendidikan Pancasila sebagai Wahana Pembentukan Karakter dan Profil Pelajar
Pendidikan Pancasila merupakan salah satu mata pelajaran penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter, wawasan kebangsaan, serta kemampuan untuk hidup bersama dalam keberagaman. Pembelajaran Pendidikan Pancasila tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan tentang Pancasila, tetapi juga mendorong murid untuk memahami, menghayati, dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Di lingkungan madrasah, pembelajaran Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis karena nilai-nilai Pancasila dapat berjalan selaras dengan nilai-nilai keislaman, akhlakul karimah, serta semangat cinta tanah air. Murid diarahkan agar mampu menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, bertanggung jawab, menghargai perbedaan, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat.
Pembelajaran yang Kontekstual
Pembelajaran Pendidikan Pancasila akan lebih bermakna apabila dikaitkan dengan kehidupan nyata murid. Guru tidak hanya menyampaikan materi melalui metode ceramah, tetapi dapat menghadirkan berbagai permasalahan yang dekat dengan kehidupan mereka.
Misalnya, ketika membahas nilai persatuan, murid dapat diajak mengamati keberagaman suku, bahasa, budaya, dan kebiasaan yang terdapat di lingkungan madrasah. Murid kemudian berdiskusi mengenai bagaimana cara menjaga persatuan di tengah perbedaan tersebut.
Begitu pula ketika mempelajari nilai gotong royong, murid dapat dilibatkan dalam kegiatan kerja bakti, kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan sosial, maupun proyek bersama. Dengan demikian, murid tidak sekadar mengetahui arti gotong royong, tetapi mengalami dan mempraktikkannya secara langsung.
Menumbuhkan Bernalar Kritis
Pendidikan Pancasila juga dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan bernalar kritis. Murid perlu diberikan kesempatan untuk menganalisis berbagai persoalan sosial dan kebangsaan secara objektif.
Guru dapat memberikan kasus sederhana, seperti perundungan, penyebaran berita bohong, intoleransi, konflik di media sosial, atau kurangnya kepedulian terhadap lingkungan. Murid kemudian diajak mengidentifikasi masalah, mencari penyebab, mempertimbangkan berbagai sudut pandang, serta merumuskan solusi berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Melalui proses tersebut, murid belajar bahwa Pancasila bukan sekadar hafalan lima sila, tetapi merupakan pedoman dalam mengambil keputusan dan menyelesaikan berbagai persoalan kehidupan.
Mengembangkan Sikap Toleransi dan Menghargai Keberagaman
Indonesia merupakan negara yang memiliki keragaman suku, agama, bahasa, budaya, dan adat istiadat. Oleh karena itu, Pendidikan Pancasila memiliki peran penting dalam menanamkan sikap saling menghargai.
Murid perlu dibiasakan untuk menghormati pendapat orang lain, tidak melakukan diskriminasi, mampu bekerja sama dengan siapa pun, serta menyelesaikan perbedaan melalui musyawarah. Sikap tersebut merupakan implementasi nyata dari nilai persatuan, kemanusiaan, dan kerakyatan.
Dalam kehidupan madrasah, pembiasaan sederhana seperti saling menghormati, membantu teman, menjaga kebersihan, menaati tata tertib, serta bermusyawarah dalam menyelesaikan masalah merupakan bagian dari praktik nilai-nilai Pancasila.
Pembelajaran Berbasis Aktivitas
Pembelajaran Pendidikan Pancasila akan semakin menarik apabila murid terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Guru dapat menggunakan berbagai model pembelajaran, seperti Problem Based Learning, Project Based Learning, Discovery Learning, Inquiry Learning, diskusi kelompok, simulasi, bermain peran, debat, dan presentasi.
Sebagai contoh, dalam materi demokrasi, murid dapat melakukan simulasi pemilihan ketua kelas atau pengurus OSIS. Dari kegiatan tersebut, murid dapat belajar mengenai musyawarah, hak dan kewajiban, kebebasan memilih, tanggung jawab, serta pentingnya menerima hasil keputusan bersama.
Pembelajaran semacam ini memberikan pengalaman nyata sehingga nilai-nilai Pancasila lebih mudah dipahami dan diterapkan.
Peran Guru sebagai Teladan
Keberhasilan Pendidikan Pancasila tidak hanya ditentukan oleh materi dan metode pembelajaran. Keteladanan guru juga memiliki pengaruh yang sangat besar. Murid akan lebih mudah memahami nilai kejujuran apabila melihat gurunya bersikap jujur, memahami nilai kedisiplinan apabila guru memberikan contoh disiplin, dan belajar menghargai orang lain apabila guru menunjukkan sikap santun dan menghargai setiap murid.
Oleh karena itu, guru memiliki peran sebagai pendidik, fasilitator, motivator, sekaligus teladan dalam penerapan nilai-nilai Pancasila.
Pendidikan Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Pada akhirnya, keberhasilan pembelajaran Pendidikan Pancasila tidak hanya dapat dilihat dari nilai ujian murid. Keberhasilan yang lebih penting adalah ketika nilai-nilai yang dipelajari mampu tercermin dalam perilaku sehari-hari.
Murid yang mampu menghormati orang tua dan guru, menyayangi teman, menjaga kebersihan lingkungan, bersikap jujur, bertanggung jawab, menghargai perbedaan, suka bermusyawarah, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat merupakan contoh nyata keberhasilan pendidikan nilai.
Dengan demikian, Pendidikan Pancasila harus ditempatkan sebagai bagian dari proses pembentukan karakter yang berlangsung secara terus-menerus, baik melalui kegiatan pembelajaran di kelas maupun melalui budaya madrasah.
Penutup
Pembelajaran Pendidikan Pancasila memiliki posisi penting dalam mempersiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, cinta tanah air, mampu hidup dalam keberagaman, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat.
Melalui pembelajaran yang kontekstual, aktif, kolaboratif, reflektif, dan berorientasi pada penguatan karakter, nilai-nilai Pancasila dapat dihadirkan dalam kehidupan nyata murid. Dengan demikian, Pancasila tidak berhenti sebagai materi pelajaran, tetapi benar-benar menjadi nilai yang dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Belajar Pancasila bukan sekadar menghafal sila, tetapi belajar menjadi manusia Indonesia yang berkarakter, bertanggung jawab, dan mampu hidup bersama dalam keberagaman.”
Upacara Pelantikan Pengurus OSIS MTs SA. Manbaul Quran 2026/227
Selamat Datang Kembali Pak Kyai dan Bu Nyai dari Ibadah Umroh
🌙 SELAMAT DATANG KEMBALI 🌙
Pak Kyai dan Bu Nyai sekeluarga
Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn,
selamat datang kembali di tanah air setelah menunaikan ibadah umrah.
Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan di Tanah Suci diterima oleh Allah SWT, mendapatkan umrah yang maqbul dan mabrur, serta segala doa dan munajat dikabulkan oleh-Nya.
Semoga kepulangan ini membawa keberkahan, kesehatan, ketenteraman, dan semakin menambah semangat untuk terus menebarkan ilmu, keteladanan, dan kebaikan di tengah keluarga, santri, dan masyarakat.
تَقَبَّلَ اللهُ عُمْرَتَكُمْ وَبَارَكَ اللهُ فِي حَيَاتِكُمْ
“Semoga Allah menerima ibadah umrah panjenengan dan memberkahi kehidupan panjenengan.”
🤲 Selamat datang kembali, Pak Kyai dan Bu Nyai.
Semoga senantiasa dalam lindungan dan rahmat Allah SWT. Aamiin Yā Rabbal ‘Ālamīn.
Sugeng tindak umroh Abah Yai sekeluarga
Selamat Menunaikan Ibadah Umrah
Pak Kyai Aisy dan Bu Nyai Nihlah Sekeluarga
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Dengan penuh rasa syukur dan bahagia, kami segenap keluarga besar MTs SA Manba’ul Quran menyampaikan selamat menunaikan ibadah umrah kepada Pak Kyai Aisy dan Bu Nyai Nihlah sekeluarga.
Semoga perjalanan menuju Baitullah senantiasa mendapatkan perlindungan, kemudahan, kesehatan, dan keberkahan dari Allah SWT. Semoga setiap langkah menuju Tanah Suci menjadi bagian dari perjalanan penuh cinta dan penghambaan kepada Allah SWT.
Di tanah suci Makkah dan Madinah, semoga Pak Kyai Aisy dan Bu Nyai Nihlah sekeluarga diberikan kesempatan untuk beribadah dengan khusyuk, dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah umrah dengan sempurna, serta memperoleh umrah yang maqbulah dan mabrurah.
اللَّهُمَّ عُمْرَةً مَبْرُورَةً، وَسَعْيًا مَشْكُورًا، وَذَنْبًا مَغْفُورًا
“Ya Allah, jadikanlah ibadah umrah ini sebagai umrah yang mabrur, sa’i yang diterima, dan dosa-dosa yang diampuni.”
Kami juga menitipkan doa dan harapan agar di tempat-tempat yang mustajab, berkenan kiranya mendoakan keluarga besar, para guru, murid, serta kemajuan dan keberkahan MTs SA Manba’ul Quran. Semoga doa-doa yang dipanjatkan di hadapan Ka’bah dan di Tanah Suci menjadi wasilah terkabulnya segala hajat yang baik.
Semoga setelah kembali ke tanah air nanti, Pak Kyai Aisy dan Bu Nyai Nihlah sekeluarga membawa ketenangan hati, keberkahan, peningkatan iman, serta semangat untuk terus menebarkan ilmu dan kebaikan.
Selamat menjalankan ibadah umrah, Pak Kyai Aisy dan Bu Nyai Nihlah sekeluarga.
Semoga Allah SWT senantiasa menjaga setiap langkah, melancarkan seluruh rangkaian ibadah, menerima amal ibadah, mengabulkan doa-doa, serta mempertemukan kembali dalam keadaan sehat, selamat, dan penuh keberkahan.
تَقَبَّلَ اللّٰهُ عِبَادَتَكُمْ، وَبَارَكَ اللّٰهُ فِي سَفَرِكُمْ، وَرَدَّكُمْ إِلَى أَهْلِكُمْ سَالِمِينَ غَانِمِينَ
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
HARI OLAH RAGA NASIONAL 2026
Hari Olahraga Nasional 2026: Bergerak Bersama, Sehat, dan Berprestasi
OMI 2026
Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI): Ajang Prestasi dan Pengembangan Potensi Murid Madrasah
Debat calon ketua OSIS
Debat Calon Ketua OSIS: Membangun Kepemimpinan dan Demokrasi di Madrasah
























































